Minggu, 03 Juni 2012

Suara Hatiku

aku seakan tersudutkan dengan semua ini..
seandainya saja kau tau semua luka yang pernah kau toreh di hatiku..
mungkin kau akan berkata padaku "Terima Kasih Kau Telah Menjadi Wanita Yang Sabar Untukku"
tapi hanya aku yang tau semua luka itu..
aku tak mau terjadi pertengkaran kecil dalam hubungan kita yang menyebabkan sakit diantara kita berdua..

mungkin bagimu kaulah laki - laki yang paling mengerti aku..
tapi tidak bagiku..
kau selalu membentakku,, selalu memarahiku,, bahkan kau pernah kasar padaku..
kau tak pernah mau mendengar penjelasan dariku,, bahkan kau tak pernah membenarkan perkataanku..

sering kali kau menyakiti perasaanku..
tapi aku hanya diam..

tapi ketika aku yang berbuat salah padamu..
kau langsung mendiamiku,, tak memperdulikan ku..
dan saat itu pula aku membujukmu agar tak lagi marah padaku..
meminta maaf padamu meski aku tak merasa bersalah..
itu semua ku lakukan karna aku tak mau membuat hubungan kita hancur berantakan..

dan ketika aku tak bisa menahan amarahku padamu..
apa yang kau lakukan padaku..
kau hanya mendiamiku sakan kau tak mempedulikan perasaanku..

kau pernah tau tidak sakitnya menjadi aku bagaimana ?

aku pernah hampir menyerah..
tapi kau meyakinkan ku untuk tetap bertahan..

tapi kenapa disaat aku berusa mempertahankanhubungan kita..
kau dengan mudahnya mengeluarkan kata - kata yang tak pernah ku harapkan dalam hubungan kita..

kau seakan membalas semua khilaf yang pernah ku perbuat padamu..

ku akui pernah menyakiti perasaan mu..
tapi itu dulu.. dan kini aku berusaha untuk selalu menjaga perasaanmu meski terkadang kesalahan - kesalahan kecil kembali ku perbuat..

dan sekarang kau seperti menghukumku dengan apa yang ku perbuat padamu..
apakah permintana maaf'ku tak cukup,, hingga kau lakukan semua itu..

kau salah kalau kau berfikir kau ingin membahagiakanku dengan caramu yang seperti itu..

sekarang aku hanya ingin kau jujur dengan perasaanmu..
apakah rasa itu masih ada untukku ?
ataukah rasa itu sudah hilang seiring putaran waktu ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar